-->

Perempuan Tertua di Dunia Meninggal di Usia 117 Tahun

Perempuan Tertua di Dunia Meninggal di Usia 117 Tahun

Nabi Tajima meninggal dunia.

Perempuan tertua di dunia meninggal dunia pada usia yang ke-117 tahun. Perempuan Jepang bernama lengkap Nabi Tajima itu mengembuskan napas terakhir kali pada Sabtu (21/4) sekitar pukul 20:00 waktu setempat. 
Dilansir AFP, Minggu (22/4), Nabi Tajima meninggal di sebuah rumah sakit di Pulau Kikai, wilayah Kagoshima, Jepang.  Berita kematian perempuan tertua tersebut dikonfirmasi oleh seorang pejabat kesehatan dan kesejahteraan setempat, Susumu Yoshiyuki. 
"Nenek Tajima tinggal di sebuah panti jompo untuk orang tua. Pada bulan Januari, kondisinya semakin lemah. Oleh karena itu dia dibawa ke rumah sakit setempat," kata Yoshiyuki 
"Dia meninggal di sana (Sabtu) karena usianya yang lanjut," imbuhnya. 
Sebelumnya, Tajima dinobatkan sebagai perempuan tertua di Jepang pada September 2015. Dia kemudian dianggap sebagai  perempuan tertua di dunia setelah posisi perempuan tertua di dunia asal Jamaika, Violet Brown, meninggal dunia pada September 2017 di usia 117.

Menurut laporan media lokal setempat, The Asahi Shimbun, Tajima lahir pada 4 Agustus 1900. Selama hidupnya, Tajima  memiliki lebih dari 160 keturunan, termasuk anak, cucu dan cicit. 
Meski demikian, Guinness World Records belum secara resmi menobatkan Tajima sebagai perempuan tertua di dunia. Pada 10 April lalu, Guinness World Records baru mencatat nama pria Jepang, Masazo Nonaka, sebagai pria tertua di dunia dengan usia 112 tahun. 
Dengan meninggalnya Tajima, posisi perempuan tertua di dunia kemungkinan akan ditempati oleh serang nenek berusia 116 tahun asal Jepang lainnya, Chiyo Yoshida. Hal itu dikemukakan oleh Gerontology Research Group yang berbasis di Amerika Serikat.   
Jepang memang dikenal sebagai negara yang memiliki penduduk berumur panjang. Pada tahun lalu, pemerintah Jepang mencatat bahwa ada sekitar 68.000 orang berusia di atas 100 tahun di negara matahari terbit tersebut.